Ini Lho Tips Menagih Utang Menurut Aturan Hukum

Ini Lho Tips Menagih Utang Menurut Aturan Hukum

Hingga ketika ini, untuk mayoritas masyarakan berutang masih sebuah solusi praktis serta pas untuk menuntaskan situasi sulit keuangan. Kebanyakan, orang meminjam dana terhadap teman dekat ketimbang ke penyedia jasa pinjaman seperti perbankan.

 

Meminjam kepada orang dekat, sebab pengembaliannya dapat dikuasai pantas dengan kesepakatan. Tapi, tak jarang sebab pertimbangan kawan ataupun sanak saudara pengembalian utang jadi disepelekan.

 

Utang yang susah untuk ditagih, dalam hukum istilahnya wan prestasi. Lalu bagaimana caranya menagih utang layak prosedur hukum, supaya uang yang sudah kita pinjamkan terhadap orang lain dapat seketika kembali ?

 

Berikut ini, beberapa tips yang dibetulkan berdasarkan hukum supaya uang yang kita pinjamkan dapat seketika balik:

 

1. Tegur peminjam uang Anda. https://pusatbantuanhukum.com/ Entah lewat telepon, maupun mendatangi seketika. Ingatkan bahwa utang sudah jatuh tempo dan harus dikembalikan. Dalam hal ini ada 2 tipe jenis utang. Pertama dengan perjanjian, dan kedua secara verbal. Sekiranya terdapat perjanjiannya karenanya tunjukkan pasal yang menyuarakan utangnya jatuh tempo, disertai cara pelunasan maupun sangsinya. Apabila tidak ada perjanjian, usahakan dengan membawa saksi yang mengetahui adanya hutang tersebut.

 

2. Bikin surat teguran kepada yang berutang, yang isinya supaya segera membayar utangnya. Ingatkan, utang supaya bisa diatasi secara kekeluargaan, melainkan jika tak, maka bakal diatasi secara hukum.

 

3. Bila utang sulit ditagih, laksanakan pendekatan kepada orang tua ataupun keluarganya, biar membantu mempersembahkan terhadap yang bersangkutan untuk melunasi utangnya. Beritahukan pula sangsinya kalau tak langsung membayar utang itu. Pihak lain ini diharapkan mampu membantu si peminjam uang.

 

4. Metode lain yang bisa ditempuh, memperbaharui perjanjian utang yang telah ada, serta mengubah sistem pembayaran agar lebih mudah dengan cara cicilan. Cantumkan pula pasal yang mengungkapkan jikalau utang tak diselesaikan karenanya akan dibawa ke proses pidana.

 

5. Jikalau segala metode tersebut diatas tak membuahkan hasil, karenanya terdapat 2 cara yang dapat dicapai adalah melapor ke kepolisian maupun membuat gugatan ke pengadilan.